Mitos dan Fakta Osteoporosis. Osteoporosis merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat baik di Dunia maupun Indonesia. Para pakar kesehatan hingga saat ini masih melakukan penelitian mengenai penyakit ini. Saking seringnya terjadi di masyarakat, kita tidak bisa membedakan mana-mana yang bisa mencetuskan kondisi tersebut. Mencari informasi yang benar mengenai osteoporosis menjadi bagian penting agar kita terhindar dari bahaya penyakit ini. Berikut ini beberapa fakta dan mitos terkait yang beredar di masyarakat, diantaranya;

Yang bukan dari Osteoporosis

Hanya wanita yang harus khawatir tentang risiko osteoporosis, pria tidak. Memang benar adanya wanita lebih memiliki banyak risiko. Tetapi pria menyumbang kejadian osteoporosis sekitar 20% polupasi. Dengan kata lain, ada sekitar 2 juta pria di Amerika Serikat mengalami penyakit tersebut hingga saat ini. Kondisi yang sama juga terjadi di Indonesia sehingga ini merupakan mitos osteoporosis.

Mitos osteoporosis mampu membuat tulang kita kuat. Ini adalah kondisi yang salah yang terjadi di masyarakat. Yang benar adalah obat osteoporosis mampu mencegah terjadinya keropos tulang. Meski demikain, tanpa kalsium dan vitamin D obat-obatan tersebut tidak dapat melakukan tugasnya secara baik. Sehingga harus dipastikan Anda memiliki konsumsi kalsium yang cukup sebelum menggunakan obat-obatan. Untuk mencegah terjadinya pengeroposan tulang.

Seputar Osteoporosis

Fakta : Saat kita difonis dokter mengalami keropos tulang, banyak hal yang masih dapat kita lakukan untuk memperlambat perburukan penyakit dan menurunkan risiko terjadinya patah tulang. Baik dengan obat-obatan atau terapi lainnya. Dokter akan menentukan terapi mana yang tepat untuk masing-masing pasien. Beberapa perawatan medis dapat menurunkan terjadinya patah tulang hingga 65%.

Seperti diantaranya, latihan fisik atau olahraga. Olahraga beban secara teratur terbukti dapat mengurangi risiko terjadinya patah tulang. Namun sebaiknya tanyakan kepada dokter anda olahraga apa yang cocok dan aman untuk Anda lakukan.

Untuk lebih mengetahui mengenai pengeroposan tulang, silahkan melakukan konsultasi dengan dokter-dokter dari Brain and Spine Bunda Neuro Center Jakarta. Dokter-dokter kami telah berpengalaman menangani keropos tulang terutama yang terjadi pada tulang belakang, yang ditandai dengan perubahan bentuk tulang belakang, nyeri, dan perubahan tinggi pasien.