Anak-anak bukanlah miniature orang dewasa, terlebih jika mereka mengalami masalah tulang belakang dan membutuhkan penanganan seperti nyeri leher anak. “Dibutuhkan perawatan yang khusus pada anak dengan berbagai macam pertimbagan,” ujar dr. Heri Aminuddin SpBS(K) selaku Dokter Spesialis Bedah Saraf, Bunda Neuro Center, Jakarta.

 Selain ukuran tulang belakang yang berbeda dari dewasa, jaringan lunak di tulang belakang termasuk diantaranya ligament dan bantalan sendi ternyata lebih elastis. Hal ini menjadikan leher anak menjadi lebih mudah mengalami cidera dibandingkan orang dewasa dalam kondisi tertentu. Kemungkinan mengalami nyeri leher anak juga semakin tinggi. Beberapa masalah tulang belakang yang sering muncul pada anak termasuk diantaranya, dislokasi, cidera ligament, dan fraktur kompresi. Untuk mengatasi ini semua diperlukan pengalaman khusus dan pemahaman anatomi yang baik dari seorang dokter spesialis bedah saraf.

Dokter Heri Aminuddin SpBS, merupakan salah satu dari sekian banyak dokter bedah saraf Indonesia yang fokus dalam pelayanan pediatric spine seperti nyeri leher anak. Menurutnya bidang kedokteran ini sangat menarik. Hal terbaik yang bisa ia lihat adalah ketika pasien yang mayoritas anak-anak ini bisa mengalami tumbuh kembang secara normal meski sebelumnya mengalami masalah tulang belakang terutama di daerah leher.